GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Puluhan AMPR Tolak Pembangunan RTSBC di area MTQ Pekanbaru

Rabu, 09 Mei 2012 - 16:42:39 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Riau | Dibaca: 1749x

Pekanbaru - Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Riau yang terdiri dari organisasi Gema Pembebasan, Forum Pembela Islam (FPI), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau, Pemuda Muhammadiayah Riau, Mahasiswa Pecinta Islam Riau menyerukan aksi mereka menolak pembangunan Riau Town Square Businiess Center (RTSBC) di Area Purna MTQ. Kamis (03/05) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau.

Dalam aksi tersebut mereka mengajukan lima tuntutan yakni, menolak dan meminta proyek tersebut dihentikan karena telah terbukti menghancurkan aset-aset bersejarah seperti Anjungan Batam, Anjungan Pekanbaru, Anjungan Bengkalis dan Anjungan Kepri. Mendesak aparat hukum terkait dengan komisi pemberantasan korupsi (KPK) untuk mengusut dugaan korupsi dalam skandal megaproyek penggadaian aset yang berkedok Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau. Menolak pembangunan arena maksiat di lokasi purna MTQ karena mengorbankan fasilitas ruang terbuka hijjau bagi warga Pekanbaru. menolak RTSBC karena merupakan ekspansi kapitalisme secara kasat mata terhadap budaya melayu dan islam itu sendiri.

“Banyak sekali kejanggalan sekaligus dugaan korupsi dalam proyek di aeral purna MTQ, seharusnya sebelum adanya pembangunan tersebut Gubernur Riau harus meminta izin dan persetujuan masyarakat Riau. Artinya jika masyarakat menyetujui barulah pembangunan tersebut dapat didirikan, tetapi pembangnan tersebut tidak atas seizin rakyat,” ujar jenderal Ricky Fattamazaya dalam orasinya.

“Beberapa kejanggalan ini juga terlihat dengan tidak adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah kota Pekanbaru, izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) serta restu dari DPRD Riau. Padahal nilai aset tanah dan pembangunan purna MTQ seluas 3,5 hektare dari total 13 hektare yang di berikan investor lebih dari ratusan milyar,” sambung Ricky

Jenderal Sugianto Ketua Gerakan Mahasiswa Pembebasan Riau juga menambahkan bahwa kepentingan umum tidak boleh digadaikan hanya karena kepentingan bisnis, dari hasil investigasi yang kami lakukan menunjukan bahwa pembangunan tersebut menyalahi aturan. Pasalnya dasar hukum rencana pembangunan proyek tersebut pada mulanya dalam rangka menunjang pelaksanaan PON XVIII melalui perda no 07/2010, ternyata dialihkan kepada proyek untuk pembangunan hotel berbintang lima, kolam renang, dan pusat pusat hiburan yang ditargetkan selesai pada tahun 2013.

selama hampir satu jam melaksanakan orasi didepan pagar DPRD, akirnya massa di perbolehkan masuk untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada para anggotaa dewan, yang disambut oleh Ketua Komisi A Masnur, Sekretaris Komisi A Syafarudin serta Suparman dari fraksi Golkar.

Masnur menyambut aspirasi massa dan berjanji akan segera mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam permasalahaan pembangunan tersebut, dan akan segera berkoordinasi dengan Komisi Hukum dan pihak Aset Pemerintah Provinsi Riau.

“Mengenai permasalahan pemberhentian pembangunan kami dari Komisi A tidak dapat mengabulkan tuntutan saudara sekalian, karena kami tidak memiliki wewenang dalam melakukan pemberhentian proyek tersebut. Memang dari penjabaran yang dilakukan oleh saudara sekalian memang benar adanya penghilangan aset sejarah budaya melayu, dan seharusnya jika memang adanya pembangunan seharusnya digunakan untuk membangun sarana penyelenggaraan pesta olahraga negara-negara Islam ('Islamic Solidarity Games') III Tahun 2013 yang akan diselenggarakan nantinya,” ujar Masnur.



Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02274625


Pengunjung hari ini : 277

Total pengunjung : 448285

Hits hari ini : 1142

Total Hits : 2274625

Pengunjung Online: 2