GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Kapitalisme Di ujung Tanduk

Sabtu, 13 Oktober 2012 - 15:10:35 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Daerah Bandung Jabar | Dibaca: 1592x
Kesejahteraan yang di idam-idamkan masyarakat kini hanya menjadi sebuah angan-angan dan harapan kosong. Semenjak kapitalisme diterapkan telah mengakibatkan kesenjangan ekonomi yang begitu besar. Nampaknya tidak ada kesempatan lagi bagi si miskin untuk kaya dan mendapatkan penghidupan yang layak. Kita bisa melihat bagaimana angka kemiskinan di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Banyak orang yang stres dan depresi yang diakibatkan kemiskinan yang menjerat mereka sampai pada akhirnya berakhir di tiang gantungan.

Pendidikan pun menjadi barang yang mahal dan hanya dinikmati oleh kalangan menengah ke atas sedangkan dari kalangan menengah kebawah terpaksa harus menggigit jari karena tidak sanggup untuk membayarnya. Cita-cita luhur untuk mencerdaskan kehidupan bangsa hanya menjadi bahan pembius rakyat indonesia. Berkat para kacung Amerika yang duduk di kursi parlemen banyak sekali aset negara yang beralih ke tangan para kafir penjajah.

Berbagai perusahaan asing dapat dengan leluasa bercokol di Indonesia dan meng-eksploitasi kekayaan yang ada didalamnya. bisa kita lihat gunung emas yang ada di Papua dapat dengan mudah digondol ke negeri paman sam. Geotermal yang ada di kabupaten garut di hisap oleh PT. chevron milik Amerika dan masih banyak lagi kekayaan Alam yang dirampok oleh negara kafir penjajah seperti batu bara, minyak bumi, hutan dan lain sebagainya.

Kecacatan sistem Kapitalisme
Penerapan ekonomi kapitalisme telah menyebabkan krisis yang berkepanjangan. Berkali-kali sistem ekonomi ini jatuh, namun hanya solusi parsial lah yang dilakukan sehingga tidak menyelesaikan permasalahan yang ada. Krisis yang terjadi saat ini bukan disebabkan faktor luar, melainkan faktor dalam yakni kapitalisme itu sendiri. Sejak lahir sistem ini telah cacat. Dr Mohammad Malkawi, penulis buku berjudul : The Fall of Capitalism and Rise of Islam, Menjelaskan, adanya cacat serius dalam sistem kapitalisme dan ketidakmampuannya untuk mempertahankan stabilitas ekonomi dunia dibawah kapitalisme.

Sistem kapitalisme tegak diatas 3 pilar :

1. Riba yang diwujudkan dalam perbankan

2. Spekulasi (judi) yang berbentuk bursa saham dan pasar uang

3. Sistem uang kertas dengan standar dolar.

Sistem Riba inilah yang membunuh rayat secara perlahan. Yang menjadikan perputaran uang hanya beredar pada sektor non riil yang menyebabkan harta hanya beredar dikalangan orang kaya saja. Hal inilah yang menyebabkan kesenjangan ekonomi yang begitu lebar dikalangan masyarakat. Orang kaya akan dengan mudah mendapatkan kucuran dana, danayang mereka peroleh bisa dijadikan sebagai mesin untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah dengan cara menginvestasikan disektor non riil untuk mendapatkan bunga yang lebih besar.

Dalam sistem ini juga telah terjadi perjudian dalam bentuk bursa saham. Wall Street adalah bursa saham terbesar di dunia. Disana terdapat para penjudi kelas kakap. Mereka adalah para pemilik perusahaan multinasional. Mereka bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar tanpa harus bersusah paya bekerja/berproduksi secara riil. Bursa saham yang lain pun tersebar diseluruh dunia. Semua tergabung dalam jaringan kapitalisme global. Wall Street menjadi acuan harga saham negara yang lain. Kejatuhan harga saham di Wall Street akan mengakibatkan bursa saham lainnya lemah.Prof Marice Allais, peraih nobel ekonomi 1997 dalam tulisannya “The Monetary conditions of Economy of Market”. Menyebut bursa saham dunia saat ini sebagai big casino (kasino besar) dengan meja judi yang disebar diseluruh seantero dunia mulai dari New York, London, Tokyo, Hongkong, Frankfrut, hingga Paris. Inilah salah satu yang menyebabkan kehancuran sistek ekonomi kapitalis. Allah Swt berfirman dalam Al-qur'an : “Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

Kecacatan Ini pun telah disadarai oleh para pemuda Amerika. Mereka melakukan aksi perlawan terhadap ideologi kapitalis dengan cara terjun ke jalanan. Occupy Wall street (Duduki Wall Street), di New York, Amerika Serikat, sebagai pionir penentangan terhadap kapitalisme global yang saat ini terjadi. Aksi ini menjadi inspirasi bagi para pemuda di belahan dunia yang lainnya. Penolakan terjadi dimana-mana bahkan penganutnya sendiri menggugat idelogi ini.

Islam is the solution
Wahai para mahasiswa islam, sesungguhnya kapitalisme saat ini telah diujung tanduk kita tidak bisa berharap kepada sosialisme yang telah hancur, kita hanya bisa berharap kepada ideologi Islam nyata telah memberikan ketentraman, kedamaian dan kesejahteraan. Allah SWT berfirman dalam Al-qur'an : “Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.

Wahai para mahasiswa Islam, Dipundak kita terdapat amanah yang sangat besar untuk melakukan perubahan. Saat ini Ummat perlu bangkit dari tidurnya yang panjang Jangan sampai kita menjadi syetan yang bisu tidak bisa berbuat apa-apa ketika ummat sedang sekarat. Kerusakan yang terjadi sekarang diakibatkan ketika hukum Allah dicampakan dan dihinakan. Al-qur'an hanya sebatas hiasan yang dipajang di lemari-lemari kaca sedangkan isinya diinjak-injak diganti dengan hukum kufur buatan manusia yakni Kapitalis-Demokrasi.

Sistem inilah yang telah membuat ummat menderita, didzalimi dan disakiti. Sistem ini adalah sistem kufur yang harus kita buang dan kita campakan. “Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?” Wahai para mahasiswa islam, bangunlah dari tidur panjang kalian buka mata, telinga dan hati kalian sehingga cahaya islam bisa masuk kedalam tubuh kalian dan menjadi motor penggerak dalam melakukan perubahan. Mari kita singsingkan lengan baju dan turut berjuang di garda terdepan demi sebuah revolusi yang kita idam-idamkan yakni diterapkanya syariat dalam naungan daulah khilafah. [] Dirza


Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02175623


Pengunjung hari ini : 33

Total pengunjung : 430721

Hits hari ini : 137

Total Hits : 2175623

Pengunjung Online: 6