Pencarian

Login User
    Username :
    Password :

Spanduk

Fb Fans Page

Kontak YM

    • iman_1924

    • Fahmi

    • Falsa M

    • Dimas G Randa

Chat Box


    Nama :
    Website :
    Pesan

Kalender
    Juli, 2014
    MSSR KJS
      12345
    6789101112
    13141516171819
    2021222324 2526
    2728293031  

Statistik

    410261

    Pengunjung hari ini : 78
    Total pengunjung : 86176

    Hits hari ini : 526
    Total Hits : 410261

    Pengunjung Online: 4

Poling
    Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

    Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
    Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
    Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
    Abstain.

    Lihat Hasil Poling

Langganan RSS

Jumat, 19 Oktober 2012 - 14:04:35 WIB
BEM STIKES Panakukang: Kami Ingin Buka Komisariat
Diposting Oleh Pengurus: GEMA Pembebasan Wilayah Sulselbar
Rubrik: Reportase Kegiatan - Dibaca: 897 kali

Jumat (12/10/2012) Rombongan Gema Pembebasan (GP) Kota Makassar berbincang akrab dalam silaturahim bersama BEM STIKES Panakukang. Sebelumnya rombongan GP disambut hangat di ruang yang cukup elegan oleh para pengurus BEM STIKES Panakukang hingga mampu menghapus suasana canggung dari keduanya. Nurhidayansyah sebagai wakil GP mamaparkan maksud kedatangannya beserta rombongan yang disusul dengan penjelasan singkat tentang apa itu Gerakan Mahasiswa Pembebasan. Sebelumnya telah dibagikan selayang pandang GP kepada para pengurus BEM. “ Visi kami adalah menjadikan ideologi Islam sebagai mainstream gerakan mahasiswa di Indonesia dan politik ada jalur perjuangan kami” tutur Nurhidayansyah.

Perhatian besar ditunjukkan oleh pihak BEM dengan mengajukan banyak pertanyaan. Salah satunya Irfan yang menanyakan beberapa pertanyaan mulai dari apa maksud dari nama Pembebasan?, tentang varian kegiatan Gema Pembebasan dan mengungkapkan tertarik untuk mengadakan kagiatan-kegiatan seperti kajian pemikiran Islam di kampusnya yang diisi oleh kawan-kawan dari GP. Kemudian “apa bedanya aksi-aksi yang dilaksanakan GP dengan aksi-aksi dari gerakan mahasiswa lain?” pertanyaan susulan oleh salah seorang pengurus BEM, Badai.

Rangkaian pertanyaan tersebut dijawab oleh wakil GP, Shidiq. Shidiq mengajak membuka paradigma berpikir tentang  berbagai keterpurukan, keterbelakangan, penderitaan,  kerusakan moral akibat iklim sekularisme yang tengah berputar bersama roda kehidupan. Kesadaran mahasiswa harusnya tidak boleh tertipu oleh bungkusan materil yang memburamkan penglihatan kritis. Maka dari itu Shidiq mengajak kawan-kawan BEM STIKES untuk bisa ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan GP di kampus-kampus, mulai dari Dialog Pembebasan, Dialogika, Aksi, dan yang segera dihelatkan yaitu Training Pembebasan yang akan diadakan di kampus-kampus yang terdapat komisariat.

Ajakan ini mendapat reson antusias dari Presiden BEM STIKES Fahmi. Fahmi menuturkan bahwa Training Pembebasan menjadi langkah awal mereka untuk lebih mengenal GP dan Insya Allah akan ada usaha lanjutan mereka untuk membuka komisariat di kampus mereka. Bincang-bincang berlangsung selama lebih kurang satu jam dan diakhiri dengan saling berjabat tangan antara GP dan BEM STIKES, tanda Ideologi Islam yang dibawa GP diterima baik dan segera menggema di kampus STIKES Panakukang, Amin ya Allah. [su]

 

Share:

Baca juga:


0 Komentar :


P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)