GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Sebanyak 6000 Mahasiswa Mewakili Sumatra. Bersatu, Bergerak, Tegakkan Khilafah

Senin, 17 Desember 2012 - 22:30:38 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Riau | Dibaca: 1876x
Semangat pembebasan dan Pekikan takbir, kibaran arroya dan al liwa’ serta seruan ‘khilafah, khilafah, khilafah’ mengumandang di Pusat Kegiatan Mahasiswa UIN Susqa Pekanbaru dalam Agenda Konferensi Mahasiswa Islam Sumatera dengan tema "Mahasiswa Bersatu Tegakkan Islam " (16/12).

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci al qur’an oleh Anshori, kemudian konferensi ini dibuka oleh Muhammad Khitob Ketua BKLDK Korwil Riau, dalam pidatonya khitob menyampaikan mengajak seluruh mahasiswa untuk menyatukan visi dalam perjuangan penegakan islam.

Orasi Pertama dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan Wilayah Riau Sugianto Attamaam dari UIR, “sistem kapitalis merusak intelektual mahasiswa, misalnya dalam ranah pendidikan mahasiswa di jajah secara sistematis mereka Adalah aktivis, pelajar yang cerdas,dan unggul namun mereka lemah secara ideologi. yang dapat beasiswa dari luar negeri, merekalah nanti jadi antek-anteknya yahudi dan menjadi duri didalam daging buat bangsa ini ”.Ujarnya diiringi dengan takbir.

Orasi Kedua Muhaimin Mahasiswa UIN mengkritik terhadap sistem hukum dan pemerintahan di Indonesia, “Sistem di Indonesia sudah rusak dan bobrok sehingga perlu solusi fundamental untuk menggantikannya dan satu-satunya yang baik adalah sistem dari yang maha baik yaitu Allah SWT”.

Kemudian BEM UIN Susqa Pekanbaru Ahmad Husen juga mendukung perjuangan penegakan syariat Islam di Indonesia dengan instusi Daulah Khilafah, Lalu dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al Karramah Sumaan Ibnu Hajar menyoroti tentang Aplikasi Hukum di Indonesia yang tidak memihak kepada rakyat kecil, “Hukum Tajam Ke masyarakat bawah namun tumpul terhadap orang-orang besar dan berduit”, ujarnya diiringi dengan pekikan takbir peserta.

Di selang acara juga sempat di tampilkan pertunjukan pencak silat dengan menggunakan pedang oleh santri pesantren darul huffaz pekanbaru.

Dalam Acara ini juga hadir 3 (tiga) orang pembicara yaitu : Ardiansyah Shahab, Erwin Permana,  (Inisiator Sumpah Pemuda Islam 2009) dan Felix Y Siauw Seorang penulis Buku Best Seller dan Asian Inspirator.

Ardiansyah Shahab,Pembicara pertama seorang dosen dan pengamat pendidikan, dalam orasinya yang penuh semangat beliau menyatakan bahwa Perguruan Tinggi sejatinya adalah wadah perjuangan untuk perubahan yang hakiki yakni perjuangan islam yang kaffah.

Erwin Permana pembicara kedua menyampaikan fakta-fakta bahwa Indonesia saat ini mengalami kemiskinan, kebodohan secara sistemik, negeri yang sumber daya alamnya melimpah ruah ini tidak sejalan dengan kondisi rakyatnya karena kekayaan sejatinya telah dikuasai oleh Amerika dan Eropa, “Down-dwon Amerika, Down-down Eropa, Rise-rise Khilafah, Rise-rise Khilafah” pekiknya sembari memandu peserta untuk mengikuti kata-katanya.

Kemudian Pembicara ke tiga Felix Y Siauw berbicara perlunya mahasiswa untuk meyakini bisyaroh Rasulullah SAW tanpa memperdulikan kata-kata orang yang sering melemahkan perjuangan Islam, karena menurut beliau kemenangan Islam bukanlah hitungan matematis namun nasrullah dari Allah, jika Allah berkehendak maka pastilah ujung-ujungnya kemenangan islam dapat kita raih dengan secapatnya.

Acara dilanjutkan dengan orasi dari perwakilan lembaga dakwah kampus dan perwakilan dari berbagai wilayah di sumatera, El Rumy (LDK Al Fatah UNILAK Pekanbaru), perwakilan dari kota Tembilahan, Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan dan Jambi juga berkesempatan menyampaikan testimoninya untuk berkomitmen bersama-sama berjuang menuju islam kaffah.

Dalam kesempatan terakhir diberikan kepada edi manik Mahasiswa S2 Ilmu Pemerintahan Universitas Riau yang mengajak seluruh peserta untuk membuktikan cinta anda Kepada Allah dan Rasul “tanamkan pada diri anda dan azzamkan pada hati anda untuk bersungguh-sungguh berjuang menegakkan islam dalam seluruh aspek kehidupan sehingga Daulah Islam dapat kembali secepatnya dengan izin Allah” Ujarnya dengan pekikan takbir.

Tampak peserta bersemangat menghadiri acara ini sampai usai tidak satupun tampak mahasiswa beranjak dari tempat duduknya. Acara terakhir adalah penanda tanganan mitsaqul syabab oleh perwakilan lembaga dakwah kampus dan perwakilan daerah, serta pembacaan doa yang disampaikan oleh Mahasiwa UIN Susqa. (S_At-Tamaam)

Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02234670


Pengunjung hari ini : 38

Total pengunjung : 442091

Hits hari ini : 132

Total Hits : 2234670

Pengunjung Online: 4