GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Pernyataan Sikap Gema Pembebasan Jawa Barat Terkait Penyerahan Panas Bumi Ciremai

Rabu, 26 Maret 2014 - 22:35:36 WIB
 Menolak penyerahan panas bumi ke Chevron karena sejatinya panas bumi Ciremai adalah sektor kepemilikan umum. Hanya negara yang berhak mengelola dan dikembalikan hasilnya untuk ummat.

2.  Kebijakan ini  yang merupakan pengkhianatan terhadap Allah dan Rosul-Nya serta perampasan hak ummat.

3. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk menanggalkan loyalitasnya pada pemerintahan yang telah jelas-jelas mengkhianati ummat dan syariat Islam yang mulia!

4. Menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan gerakan mahasiswa untuk menghimpun kekuatan guna menumbangkan Common enemy yaitu Kapitalisme-Demokrasi yang menjadi akar masalah keterpurukan Negeri ini.

5. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk sungguh-sungguh berjuang mewujudkan kehidupan Islami  dimana di dalamnya diterapkan syariah Islam di bawah naungan Negara Khilafah. Hanya dalam kehidupan seperti itu saja, izzul Islam wal muslimin termasuk pengelolaan sumber daya alam yang menyejahterakan dapat diwujudkan. Selama sistem Sekular masih diterapkan dan penguasa yang tidak amanah seperti sekarang ini masih berkuasa, ummat Islam akan terus menerus berada dalam kesengsaraan, dirampok kekayaan alamnya dan dihancurkan oleh negara kafir penjajah.

 

 

Rabu, 19 Maret 2014

Pengurus Wilayah

Gerakan  Mahasiswa Pembebasan

Jawa Barat

 

 

Mufid Dahlan

 HP. 085322936457

 

' />
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Jabar | Dibaca: 1663x

 

PERNYATAAN SIKAP

GERAKAN MAHASISWA PEMBEBASAN

PENYERAHAN PANAS BUMI GUNUNG CIREMAI KE ASING,

BUKTI DEMOKRASI MELAHIRKAN PENGUASA NEOLIB.

TINGGALKAN DEMOKRASI, TEGAKKAN KHILAFAH!”

 

Lagi dan lagi, dan akan terus terjadi, para penguasa negeri ini akan menyerahkan kekayaan alam negeri ini ke asing. Setelah sejumlah sumber daya alam dan energi dilepaskan, sekarang giliran panas bumi Gunung Ciremai yang akan dirampok oleh Chevron, perusahaan asal Amerika atas persetujuan penguasa negeri ini. Memang benar gunung Ciremainya tidak dijual, tapi panas buminya diserahkan ke asing. Penyerahan panas bumi ke Chevron ini dibenarkan oleh Kementrian ESDM selaku pemerintah.

Prospek panas bumi Gunung Ciremai pertama kali disurvey oleh Pemprov Jawa Barat pada tahun 2006, dan pada tahun 2010 akhirnya ditetapkan panas bumi Gunung Ciremai sebagai Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) oleh Menteri ESDM berdasarkan Kep-Men ESDM No. 1153 K/30/MEM/2011 tentang penetapan wilayah kerja pertambangan panas bumi di daerah Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Selanjutnya diserahkan kembali kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dilelangkan secara terbuka. Dan yang menjadi pemenangnya adalah Chevron Corporation, perusahaan asal Amerika Serikat.

Sungguh ironis, dengan mudahnya menyerahakan kekayaan negeri ini

ke pihak asing. Pertamina sebagai salah satu perusahaan milik negara

dalam mengelola SDA tidak menjadi prioritas untuk memenangkan

tender, padahal Pertamina sanggup untuk mengelolah SDA termasuk

panas bumi di Gunung Ciremai sebagaimana pandangan Pengamat

Energi Komaidi Notonegoro. Hal ini dibuktikan dengan aktivitas

eksplorasi panas bumi yang dilakukan Pertamina di Kamojang.

Artinya, sebagai ujung tombak negara di sektor energi seharusnya

pemerintah Indonesia memberikan keleluasaan gerak kepada

Pertamina. Jadi alasan pertamina tidak mampu adalah bohong!

Inilah penguasa neolib jebolan dari sistem bobrok kapitalisme

demokrasi, hanya menjadi budak Kapitalis dan pengkhianat rakyat

yang menggunakan untung-rugi sebagai asas berpikir.

Padahal dalam Islam panas bumi merupakan kepemilikan umum yang

dikelola oleh negara, tidak boleh dikuasai swasta—terlebih asing—dan

hasilnya harus diserahkan kepada ummat, oleh karena itu

diserahkannya kepemilikan umum terhadap swasta adalah haram!

Rasulullah saw. bersabda, sebagaimana dituturkan Ibn Abbas:

الْمُسْلِمُونَ شُرَكَاءُ فِي ثَلاثٍ فِي الْمَاءِ وَالْكَلإَِ وَالنَّارِ وَثَمَنُهُ حَرَامٌ

Kaum Muslim bersekutu (memiliki hak yang sama) atas tiga hal: air,

padang dan api. Harganya pun haram. (HR Ibn Majah).

 

 

 

Berkenaan dengan hal tersebut, maka Gerakan Mahasiswa Pembebasan Wilayah Jawa Barat menyatakan:

1. Menolak penyerahan panas bumi ke Chevron karena sejatinya panas bumi Ciremai adalah sektor kepemilikan umum. Hanya negara yang berhak mengelola dan dikembalikan hasilnya untuk ummat.

2.  Kebijakan ini  yang merupakan pengkhianatan terhadap Allah dan Rosul-Nya serta perampasan hak ummat.

3. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk menanggalkan loyalitasnya pada pemerintahan yang telah jelas-jelas mengkhianati ummat dan syariat Islam yang mulia!

4. Menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan gerakan mahasiswa untuk menghimpun kekuatan guna menumbangkan Common enemy yaitu Kapitalisme-Demokrasi yang menjadi akar masalah keterpurukan Negeri ini.

5. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk sungguh-sungguh berjuang mewujudkan kehidupan Islami  dimana di dalamnya diterapkan syariah Islam di bawah naungan Negara Khilafah. Hanya dalam kehidupan seperti itu saja, izzul Islam wal muslimin termasuk pengelolaan sumber daya alam yang menyejahterakan dapat diwujudkan. Selama sistem Sekular masih diterapkan dan penguasa yang tidak amanah seperti sekarang ini masih berkuasa, ummat Islam akan terus menerus berada dalam kesengsaraan, dirampok kekayaan alamnya dan dihancurkan oleh negara kafir penjajah.

 

 

Rabu, 19 Maret 2014

Pengurus Wilayah

Gerakan  Mahasiswa Pembebasan

Jawa Barat

 

 

Mufid Dahlan

 HP. 085322936457

 



Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02175604


Pengunjung hari ini : 32

Total pengunjung : 430720

Hits hari ini : 118

Total Hits : 2175604

Pengunjung Online: 14