GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

PARPOL BAGI-BAGI KEKUASAAN, RAKYAT DILUPAKAN

Rabu, 16 April 2014 - 23:17:28 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Jakarta Raya | Dibaca: 4432x

Pemilu legislatif baru saja usai. pemilihan presiden menanti didepan mata. Hingar-bingar pesta demokrasi begitu memanas. Partai politik peserta pemilu bekerja keras untuk menentukan pasangan koalisi. Sedangkan para elit partai politik sibuk melakukan lobi kesemua pihak guna meraih dukungan untuk mendapatkan tampuk kekuasaan.

Hasil sementara berdasarkan perhitungan cepat, PDIP menempati urutan pertama dengan angka 19,24 %, Golkar diposisi kedua 15,03 %, disusul Gerinda 11,75%, Demokrat 9,42%, PKB 9,13%, PAN 7,49%, PKS 6,99, PPP 6,7%, Nasdem 6,7%, Hanura 5,1%, PBB 1,5%, dan terakhir ditempati oleh PKPI dengan angka 0,94%. Melihat hasil ini, Masyarakat tentu sudah bisa memprediksi partai apa yang keluar sebagai pemenang dalam pemilu kali ini.

Partai pemenang pemilupun masih harus berkoalisi agar bisa masuk zona aman, sekaligus bisa mengusung calon presidennya sendiri. Tentu hal yang sama akan dilakukan oleh partai dengan jumlah suara yang kecil. Oleh karena itu koalisi menjadi sebuah kenisccayaan untuk memuluskan tujuan.

Koalisi menjadi bukti tidak jelasnya arah perjuangan mereka. Karena didalamnya terdapat tawar menawar antar partai politik, sehingga memungkinkan berubahnya arah perjuangan. Slogan partai berjuangan demi kepentingan rakyat menjadi racun yang mematikan untuk membodohi rakyat itu sendiri.

Koalisi yang dibangun bukan untuk kepentingan rakyat. Lihatlah, dalam pembahasan koalisi tersebut tidak sedikitpun kepentingan rakyat dibahas. Mereka sibuk dengan kepentingan partainya sendiri, memastikan agar mereka memperoleh bangku kekuasaan.

Istilah koalisi manis rasanya dan enak didengar. Tetapi sesungguhnya dibalik koalisi partai kepentingan rakyat dicampakan. Rakyat hanya dimanfaatkan untuk menghantarkan mereka pada kekuasan. Maka jangan berharap rakyat bisa diuntungkan. Memang itulah buah pemilu dalam sistem demokrasi. Dari rakyat oleh rakyat untuk partai, rakyat ditipu, parpol bagi-bagi kue kekuasaan.

Itulah sistem Demokrasi yang bersumber dari pemikiran manusia yang mempunyai sifat tidak sempurna, tidak akan mampu memberi kebaikan hakiki bagi kehidupan. Satu-satunya sistem pemerintahan yang pasti akan memberikan kebaikan hanyalah khilafah yang bersumber dari wahyu Allah.


Mudakir Daman
Ketum Gema Pembebasan Wilayah Jakarta Raya

HP : 08577 52333 98
Email : gpjakarta@yahoo.co.id
web : www.gemapembebasan.or.id



Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02131142


Pengunjung hari ini : 240

Total pengunjung : 420585

Hits hari ini : 604

Total Hits : 2131142

Pengunjung Online: 5