GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Mahasiswa Ideologis, Ideologinya Hanya Islam

Minggu, 29 Juni 2014 - 11:49:48 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Kalbar | Dibaca: 2292x

Telah berlalu masa engkau berseragam putih abu
Telah berlalu masa engkau bersetatus siswa
Kini engka uinjakkan kakimu di dunia kampus
Dunia yang melahirkan para pemikir pengubah dunia

 

    Masaputih abu-abu memang sudah berlalu.Kini saatnya menatap dunia baru.Tak sekedar menatap, kitalah yang akan beraksi di dunia itu. Memasukinya, terasa hawa dan atmosfir berbeda.Tak seperti sebelumnya, dunia itu akan mengubah segalanya. Engkau yang akan mengubah atau engkau yang diubah olehnya. Selamat datang di dunia kampus, dunia yang melahirkan para pemikir—generasi pengubah dunia.


Indonesia Hari Ini


    Negri ini berpenduduk 250 juta jiwa.Jumlah terbesar ketiga di dunia.Dengan jumlah yang begitu besar, tentunya negri ini kaya akan potensi Sumber Daya Manusia. Bagaimana tidak, data kementrian dan kebudayaan dikutipdari antaranews tahun 2012 mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki 58 juta pelajar. Jumlah yang akan menyamai jumlah penduduk Inggris Raya. Dari 58 juta siswa itu, 8 juta siswa SLTA dan 50 juta siswa SD-SLTP belum lagi jumlah mahasiswa yang tersebar di perguruan tinggi seluruh Indonesia.


    Dengan jumlah pelajar yang demikian besar.Harusnya Indonesia dapat bersanding dengan Jepang, Korea Selatan bahkan Amerika Serikat. Harusnya negri ini dapat menciptakan para pemikir cemerlang. Sayangnya, walaupun berbagai mendali olimpiade diraih putra-putri negri ini. Beberapa kali pula kita mempencundangi pelajar Negri negri lainnya dalam berbagai macam kompetisi. Namun, mendali dan kejuaraan tidak mengubah apapun juga.Negri ini tetap saja berada dalam jurang kemiskinan dan kesengsaraan.Faktanya kita memiliki 28,55juta penduduk miskin. Dilansir dari bisnis.liputan6.com(20/08/13) Yassona, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat mengatakan, penduduk miskin dan rentanmiskinpada 2009 berjumlah 53 juta orang dan saat ini menyisakan sekitar 52 juta penduduk.


    Tak ada yang kurang dari negri ini. Negri ini pemilik 7% (6,4 juta ton/tahun) dari potensi lestari total ikan laut dunia. Indonesia menduduki peringkat ke-6 terbesar untuk negara yang kaya akan sumber daya tambang :mendudukiperingkat ke-25 sebagai negara dengan potensi minyak terbesar, peringkat ke-13 negara dengan cadangan gas alam 92,9 triliun kaki kubik. Hutannya jika dikelola dengan baik mampu menghasilkan Rp. 2000 trilyun (Prof. FahmiAmhar). Jumlah yang lebih besar dibandingkan APBN 2014 kita yang hanya Rp 1.816,7trilyun.


    Belum lagi cadangan emas Indonesia berkisar 2,3% dari cadangan emas dunia dan menduduki peringkat ke-7 yang memiliki potensi emas terbesar di dunia dengan produksi menduduki peringkat ke-6 di dunia sekitar 6,7%. Peringkat ke-5 untuk cadangan timah terbesar di dunia sebesar 8,1% dari cadangan timah dunia dan peringkat ke-2 dari sisi produksi sebesar 26% dari jumlah produksi dunia. Peringkat ke-7 untuk cadangan tembaga dunia sekitar 4,1%. Produksinya menduduki peringkat ke-2 sebesar 10,4% dari produksi dunia. Peringkat ke-8 cadangan nikel dunia (cadangan nikel Indonesia sekitar 2,9% dari cadangan nikel dunia), dengan produksi menduduki peringkat ke-4 dunia sebesar 8,6% (Kompas, 25/9/13).


    Dengan kekayaan Sumber Daya Alam sebesar itu harusnya negri ini mampu memberikan pendidikan gratis bagi seluruh rakyat Indonesia.Namun faktanya jumlah mahasiswa Indonesia saat ini baru 4,8 juta orang. Bila dihitung terhadap populasi penduduk berusia 19-24 tahun, maka angka partisipasi kasarnya baru 18,4 persen. Bahkan Indonesia hanya mampu menargetkan Angka partisipasi Kasar (APK) Mahasiswa sebesar 30% tahun ini. 70% sisanya tentu saja tidak akan mengenyam bangku kuliah dengan berbagai alasan termasuk ketiadaan biaya.


DibawahCengkramanKapitalisme-Demokrasi


    Carut marut perekonomian, kesengsaraan dan kemiskinan yang dialami Rakyat Indonesia tentulah tidak terjadi begitu saja. Banyak yang beranggapan ini semua terjadi karena salah memimpin. Berangkat dari sini banyak pula yang berjuang untuk menaikkan pemimpin-pemimpin yang mereka anggap baik.Beranggapan bahwa dengan pemilulah pemimpin yang baik dan hidup yang sejahtera akan tercapai. Sekali lagi fakta membuktikan, telah 6 kali negri ini berganti rezim. Alih-alih sejahtera yang didapat. Yang ada kekayaan Indonesia terus diberikan kepada kaum kapitalis.


    Kita boleh saja jumawa melihat bahwa negeri ini kaya raya. Hanya saja lihatlah, untuk siapa kekayaan itu sebenarnya.Lebih dari 60% perkebunan dikuasai oleh asing. Eksploitasi minyak dan gas sekitar 80% juga dikuasai perusahaanasing. Dan yang lebih mencengangkan lagi, dominasi asing dibidang investasi mineral diatas 90%. Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan yang diambil pemangku kekuasaan. Eksploitasi kekayaan Indonesia oleh asing tentunya tidak akan berjalan lancar tanpa adanya kebijakan yang pro dengan mereka.


    Liberalisasi berbagai sektor strategis di negeri ini sangat sistematis dan rapi. Bahkan langkah demi langkah dilakukan dengan cermat. Ketika masyarakat negeri ini euporia dengan reformasi, berbagai UU energi primer telah diubah oleh asing. UU No. 22/2001 tentang minyak dan gas bumi, pembuatannya dibiayai oleh USAID dan World Bank sebesar 40 juta dolar AS. UU No. 20/2002 tentang kelistrikan dibiayai oleh Bank Duniadan ADB sebesar 450 juta dolar AS. UU No.7/2004 tentang Sumber Daya Air pembuatannya dibiayai oleh Bank Dunia sebesar 350 juta dolar AS. (Abdullah Sodik, SP Pertamina, “Pengelolaan Migas Amburadul?” Jakarta, 12 Juni 2008).


    Sejarah membuktikan bahwa perubahan negri ini selalu diawali oleh pergerakan mahasiswa. Pergerakan pemuda tahun 1928, Tumbangnya Orde Lama 1966, Reformasi 1998 adalah bentuk perjuangan mahasiswa terhadap penjajahan kapitalisme .Tentu saja keberhasilan mereka menumbangkan rezim tercatat dengan tinta emas. Sayangnya mereka gagal melawan penjajahan abad 21— Penjajahan Kapitalisme-Demokrasi. Sehingga rezim pengganti yang berkuasa tetap saja merupakan kaki tangan kapitalisme.


MahasiswaIdeologis, IdeologinyaHanya Islam  

 
    Kegagalan demi kegagalan perjuangan mahasiswa ini menunjukkan kesalahan Ideologi yang mereka anut. Harusnya Islamlah satu-satunya ideologi yang sohih untuk diperjuangkan.


    Untuk itu Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan Kalimantan Barat mengajak kepada seluruh mahasiswa muslim untuk Bersatu, Bergerak, Tegakkan Ideologi Islam. Bergabunglah bersama Gema Pembebasan untuk melawan penjajahan kapitalisme-demokrasi, memperjuangkan kembalinya kehidupan Islam dan meyambut hadirnya Bisyarah Rasullulah Akhir Zaman :“tegaknya Islam kembali.”
“…Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj Kenabian. (HR. Imam Ahmad)”



Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02277993


Pengunjung hari ini : 176

Total pengunjung : 449040

Hits hari ini : 984

Total Hits : 2277993

Pengunjung Online: 8