GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Pernyataan Sikap Refleksi Akhir Tahun 2014

Kamis, 08 Januari 2015 - 11:42:41 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Pusat | Dibaca: 2026x

PERNYATAAN SIKAP

GERAKAN MAHASISWA PEMBEBASAN

REFLEKSI AKHIR TAHUN 2014

PENGHAPUSAN SUBSIDI BBM : BUKTI SEMAKIN KOKOHNYA IDEOLOGI KAPITALISME

DI INDONESIA !

LAWAN DENGAN IDEOLOGI ISLAM !

 

Rangkaian perjalanan negeri ini dari tahun ke tahun jauh dari harapan perubahan yang sesungguhnya. Permasalahan yang dihadapi dari waktu ke waktu semakin rumit dan kompleks hingga merasuk ke semua lini kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan, politik, sosial, keamanan, korupsi, kesehatan dan lain sebagainya, yang hingga saat ini belum kunjung selesai.  Kesejahteraan yang diharapkan rakyat hanya menjadi  mimpi di siang bolong meski dijanjikan para politsi busuk ketika kampanye. Kesengsaraan masih dialami rakyat yang hidup di negeri yang penuh dengan sumber daya alam melimpah ruah. Tetapi semua kekayaan itu hanya secuil yang dinikmati oleh rakyat, sebagian besar kekayaan alam tersebut justru dirampok oleh asing secara legal dalam bentuk Undang-Undang yang dikeluarkan oleh para anggota dewan terpilih dalam pesta demokrasi.

Meski pergantian pemimpin sudah tujuh kali dilakukan melalui proses demokrasi yang menghabiskan uang triliunan rupiah, faktanya tidak membawa perubahan bagi negeri ini. Rakyat tertipu berulang kali dengan berbagai slogan, gaya, janji dan topeng politisi busuk baik eksekutif maupun legislaitf.

Rezim baru Jokowi-JK yang dilantik pada 22 Oktober 2014 silam menjadi presiden ke tujuh yang konon menjadi harapan baru bagi rakyat ternyata hanya pencitraan saja. Faktanya pada 18 November 2014 Jokowi menaikan harga BBM menjadi Rp. 8.000, padahal ketika kampanye dihadapan rakyat jokowi berjanji tidak akan menaikan harga BBM. inilah wajah asli Jokowi-JK yang sebenarnya, gaya merakyat nan sederhana hanyalah topeng untuk menipu rakyat, faktanya sama sebagaimana rezim sebelumnya yakni rezim neoliberal.

Tidak heran pada penghujung 2014 menjadi tahun yang menyakitkan bagi rakyat Indonesia. BBM yang merupakan energi vital bagi ekonomi rakyat, oleh Jokowi-JK secara angkuh menaikan harga BBM di saat harga minyak dunia sedang turun. Protes keras oleh berbagai kalangan pun tidak digubris. Berbagai alasan pemerintah untuk menaikan harga BBM tidak lain merupakan akal-akalan rezim neolib saja. kenaikan atau secara lebih luas penghapusan subsidi merupakan agenda utama rezim antek asing untuk menyenangkan tuan-nya yakni negara-negara kapitalis penjajah. Yang sejatinya kenaikan harga BBM merupakan pesanan asing. Secara jelas dan gamblang tersirat dalam pernyataan Rodrigo A Chavez Direktur World Bank untuk Indonesia bahwa Bank Dunia ingin agar pemerintahan Indonesia yang baru bisa mengurangi subsidi BBM. Dan kenaikan Rp. 2.000 pun sesuai dengan perintah World Bank.

Kebijakan kenaikan BBM yang sangat kental dengan upaya liberalisasi migas ini, telah bercokol dalam UU Migas No. 22 tahun 2001. Hasilnya di sektor hulu (eksploitasi dan eksplorasi) 84% dikuasai oleh perusahaan asing seperti Chevron, Total, Shell, Petronas, dll sedangkan Pertamina hanya menguasai 16% (Dirjen Migas 2009). Dan setelah sukses di sektor hulu, kini liberalisasi merambah ke sektor hilir (eceran), dengan dinaikkannya harga BBM (pencabutan subsidi) menjadi Rp.8.500 selisih harga BBM di SPBU Pertamina dengan SPBU asing menjadi sangat tipis. SPBU Petronas mematok harga BBM sebesar Rp. 8.700 dengan Oktan (kualitas) 95 (sekelas pertamax-nya Pertamina) sedangkan BBM Premium milik Pertamina sebesar Rp. 8.500 yang hanya beroktan 85. Secara otomatis, kebanyakan orang akan memilih ke SPBU asing yang kualitasnya lebih bagus dengan harga yang tidak jauh beda dengan premium Pertamina. Sesungguhnya, inilah maksud di balik kebijakan kenaikan harga BBM, bahkan pemerintah sudah memberikan izin kepada 40 perusahaan asing untuk mendirikan SPBU dengan masing-masing perusahaan mendapat jatah 20.000. Jadi nanti akan ada 800.000 SPBU asing yang akan membanjiri negeri ini (beritatrans.com, 28/11/2014/). Maka, upaya liberalisasi migas akan sempurna dilakukan. Dari sini terlihat jelas, bahwa kebijakan kenaikan harga BBM menunjukan bahwa Ideologi Kapitalisme semakin mencengkram Indonesia dan rezim baru Jokowi-JK adalah rezim neolib antek asing.

Itulah akibat mencampakkan aturan Islam. Padahal dalam Islam SDA di dalamnya migas adalah milik rakyat, haram hukumnya menyerahkan kepada swasta apalagi asing. Rasulullah SAW bersabda :

الْمُسْلِمُونَ شُرَكَاءُ فِي ثَلاَثٍ فِي الْكَلَإِ وَالْمَاءِ وَالنَّارِ

Kaum Muslim berserikat dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api (HR Ahmad, Abu Dawud dan Baihaqi).

 

Berkenaan dengan hal tersebut, maka Gerakan Mahasiswa Pembebasan menyatakan:

  1. Kebijakan Kenaikan harga BBM menunjukan bahwa cengkraman Ideologi Kapitalisme di Indonesia semakin kuat dan tidak boleh dibiarkan begitu saja harus ada perlawanan oleh rakyat dengan penuh kesadaran shohih. Sebab, liberalisasi migas yang merupakan buah diterapkannya Ideologi kapitalisme oleh negara inilah yang menjadi biang kerok migas, sehingga membolehkan pihak swasta baik asing maupun lokal untuk menguasainya.
  2. Perlawanan terhadap Ideologi Kapitalisme harus dilawan dengan Ideologi pula. Di dunia hanya ada 3 Ideologi besar yakni kapitalisme Liberal, sosialisme komunis dan Islam. Hanya ideologi Islam lah yang patut diperjuangkan untuk melawan Ideologi Kapitalisme. Inilah ideologi yang berasal dari Allah Swt. bukan buatan manusia. Ideologi yang telah teruji selama 13 abad dengan kegemilangan peradabannya.
  3. Pergantian rezim yang sudah berulang-ulang tanpa mengganti aturan/Sistem yang diterapkan Kapitalisme melalui sistem politik demokrasi dengan dana triliunan rupiah ternyata tidak menghasilkan perubahan apapun untuk negeri ini, yang ada hanya menghasilkan pemimpin neolib dan pejabat korup. Olehnya itu, tidak cukup hanya pergantian rezim, namun harus ada pergantian sistem juga.
  4. Dengan sistem dan ideologi Islam niscaya akan menghasilkan para pemimpin dan pejabat yang amanah dan SDA Indonesia akan dikelola dengan baik kemudian diserahkan hasilnya kepada rakyat selaku pemiliknya.
  5. Menyerukan kepada rakyat negeri ini, bahwa semua kerusakan dan kesengasaran yang terjadi akibat meninggalkan aturan Islam yang berasal dari Allah SWT, Pencipta alam semesta. Maka, dengan kembali kepada aturan Islam niscaya hidup akan sejahtera, kerberkahan akan Allah berikan dari langit dan bumi.
  6. Menyerukan kepada mahasiswa bahwa perjuangan berbasis ideologi Islam merupakan jalan perjuangan yang sesungguhnya, karena permasalahan yang dihadapi adalah Ideologi Kapitalisme yang merusak.
  7. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk sungguh-sungguh berjuang mewujudkan kehidupan Islami  yang di dalamnya diterapkan syariah Islam di bawah naungan Khilafah Rasyidah yang berjalan diatas manhaj kenabian melalui perjuangan pemikiran tanpa kekerasan.  Hanya dalam kehidupan seperti itu saja, izzul Islam wal muslimin termasuk pengelolaan sumber daya alam yang menyejahterakan dapat diwujudkan. Renungkanlah firman Allah Swt yang berbunyi :“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan” ( TQS : Al-A'raf : 96)


Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02179266


Pengunjung hari ini : 360

Total pengunjung : 431566

Hits hari ini : 2033

Total Hits : 2179266

Pengunjung Online: 2