GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

IMM Parepare Undang Diskusi Gema Pembebasan Terkait Islam dan Demokrasi

Senin, 19 Januari 2015 - 11:01:49 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Sulselbar | Dibaca: 689x
[INFO]
Parepare-GP Press. Gerakan Mahasiswa Pembebasan Kota Parepare diundang oleh PIKOM FEKON Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk menjadi pembicara dalam agenda Dialog Peradaban (15/01) dengan tema “Islam dan Demokrasi di Indonesia”. Acara yang dimulai jam 16.30 sore ini, bertempat di Masjid Darul Ilmi yang terletak didalam kampus Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR). Pembicara pertama dari Ketua Gema Pembebasan Parepare yaitu A. Muhammad Syakir memaparkan bahwa substansi dari demokrasi adalah keputusan membuat hukum ditangan manusia atau rakyat, “Demokrasi dari asasnya saja sudah rancu sebab rakyat menetapkan sendiri sistem hukumnya. Padahal ini jelas-jelas bertentangan dengan akidah kita sebagai muslim yang mana hanya Allah sebagai pembuat hukum. Islam punya Ide dan metode (Thoriqoh), Syariah bisa berjalan dengan Khilafah ”. Jelasnya.

Hal yang berbeda disampaikan oleh pembicara kedua dari pengurus IMM yakni A. Tanra Harun memberikan pandangannya tentang demokrasi dan Islam, “Kita sepakat bahwa Islam adalah pedoman hidup kita namun Demokrasi yang ada di negeri ini harus dilihat dulu apakah kemudian masih bisa dijalankan atau betul-betul perlu diganti dengan Khilafah. Indonesia menganut Demokrasi Pancasila yang tentunya masih bisa diterima dan hanya yang bermasalah-lah yang perlu diperbaiki.” Pungkasnya.

Berbagai tanggapan maupun pertanyaan diutarakan oleh para peserta. Salah satu peserta menanggapi mengapa perlunya Khilafah, apakah nantinya ada kekacauan ketika Khilafah ada sedangkan kita tahu bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, dan Khilafah seperti apakah yang akan diperjuangkan. Kemudian Syakir pun memberikan jawaban bahwa “Kalau kita gali sejarah, ternyata para wali yang berdakwah ke Nusantara adalah utusan Khilafah Utsmani, tanpa Khilafah mungkin agama Islam tidak akan sampai kenegeri ini, maka sudah sepantasnya kita tidak boleh menolak Khilafah. Kalau dikatakan masyarakat yang beragam ini jelas sesuatu yang salah sebab dalam penerapannya Islam senantiasa melindungi orang-orang non-muslim dalam Khilafah. Khilafah yang diperjuangkan sebagaimana dalam hadits Rasulullah saw. yang panjang dimana dikatakan bahwa Khilafah ‘ala minhanjin-nubuwwah”. Jelasnya.

Acara yang dihadiri puluhan Mahasiswa dari beberapa Organisasi Mahasiswa, Fakultas, HIMA, dan BEM ini berakhir menjelang Maghrib. Suasana hangat begitu terasa ketika berakhirnya acara. GP dan IMM sepakat akan terus merutinkan kegiatan diskusi antar pergerakan mahasiswa.[] Zulfikar


Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02179194


Pengunjung hari ini : 360

Total pengunjung : 431566

Hits hari ini : 1961

Total Hits : 2179194

Pengunjung Online: 5