GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Dialogika GP UNM Bersama BEM UNM, LMND Makassar, dan GP Kota Makassar

Senin, 19 Januari 2015 - 11:12:33 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Sulselbar | Dibaca: 929x
[DOKUMENTASI]
Makassar-GP Press. Gema Pembebasan Komisariat UNM kembali mengadakan "Dialogika" (13/1/15) dengan Tema "Kilas Balik Tahun 2014, Menuju Indonesia Semaikin Liberal dan Terjajah".

Dialog ini diadakan di Pelataran Lantai 1 Phinisi Universitas Negeri Makassar, tampil sebagai moderator Karim (21) memimpin diskusi, dan para pembicara berasal dari berbagai Lembaga Intra dan Ekstra Kampus diantaranya, BEM Universitas Negeri Makassar, Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi, Gema Pembebasan Kota Makassar dan Gema Pembebasan Komisariat UNM.

Presiden BEM UNM menilai Dialogika kali ini yang diadakan oleh Gema Pembebasan komsat UNM sangat baik untuk Mahasiswa yang saat ini dibius oleh kesibukan akademik dan hedonisme yang merajalela, beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Hal ini juga disambut baik oleh Ketua LMND Kota Makassar yang menilai posistif kegiatan ini di tengah arus Degradasi Hakikat Kemahasiswaan yang dulunya cenderung suka berdiskusi menjadi apatis serta pragmatis, dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa menjadi peka terhadap keadaan sosial politik bangsa kita ini.

Lanjut pembahasan mengenai problematika yang ada di negeri kita ini di tahun 2014, selaku Presiden Mahasiswa UNM mengaku tidak kerasan melihat kondisi rusaknya moral dan sistem di negara kita ini, penjajahan kian merambak semakin besar dan terasa dan akhirnya mahasiswa dan masyarakat jadi korbannya. Begitu pula suara dari ketua LMND kota Makassar menangapi Ironi bangsa kita yang semakin terjajah, ia mengatakan, "penyebab terjadinya hal demikian itu karena sistem Kapital yang diterapkan di negeri kita ini".

Pernyatan serupa juga dilontarkan dari Harli Yudha Priono, bahwa "penerapan sistem Kapitalis Demokrasi lah menjadi biang kerusakan dan Penjajahan di Negara kita ini maka tak cukup jika kita hanya mengganti Rezim saja tiap 5 tahunnya tetapi diperlukan juga digantinya Sistem yang ada".

Lanjut dari ketua Gema Pembebasan Komsat UNM (Arzyl) mengatakan, "rangkaian peristiwa kerusakan yang ada seharusnya membuat kita membuka mata bahwah penyebabnya itu tak lain ialah karena masih bercokolnya Sistem buatan manusia yang bernama Demokrasi Kapitalisme, yang menjadi biang kerusakan bagsa kita, dan sudah saatnya kita kembali kepada Hukum Buatan Allah Dzat maha Sempurna dengan menerapkan Syariah dalam Institusi Negara Khilafah"

Acara ini dihadiri oleh 38 peserta dari berbagai Lembaga Intra dan Ekstra Kampus yang ada di Makassar Khususnya di UNM, kegiatan ini mengundang banyak perhatian dari kalangan Mahasiswa dan para Dosen serta Fungsional Kampus UNM yang lalu lalang atau singgah mengamati jalannya diskusi yang diadakan di pelataran kampus itu.

Di akhir acara, Gema Pembebasan Komsat UNM dan Kota Makassar mengajak kepada Peserta dari berbagai lembaga agar menerapkan Hukum Allah serta memperjuangkan Khilafah sebagai Institusi Penjaga Hukum Allah tersebut.[]


Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02179202


Pengunjung hari ini : 360

Total pengunjung : 431566

Hits hari ini : 1969

Total Hits : 2179202

Pengunjung Online: 1