GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Dialogika GP Parepare: KPK vs Polri, Kisruh Institusi hukum diatas Konstruksi Hukum yang Rapuh

Sabtu, 21 Maret 2015 - 05:57:54 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Sulselbar | Dibaca: 3151x

[Dokumentasi]
Parepare-GP Press. (13/3/2015). Ditengah hujan gerimis yang turun, Gema Pembebasan Kota Parepare menggelar Dialog Pembebasan dengan mengangkat tema KPK vs Polri: “Kisruh institusi hukum diatas Konstruksi Hukum yang Rapuh?” yang berlangsung di Warkop Pico dan dihadiri belasan mahasiswa dari UMPAR (Univ. Muhammadiya Parepare) maupun STAIN Parepare. Forum diskusi ini di fasilitatori oleh Aspar yang mana terlebih dahulu memberikan pengantarnya terkait tema yang dibahas.

 

Andi Muh. Syakir memberikan paparannya bahwa isu buaya vs cicak ini sebenarnya sudah pernah terjadi dan dia menyebut isu ini juga sebagai pengalihan isu dari permasalahan yang lebih besar, “Kejadiaanya sudah terjadi, cuma pemerannya saja yang lain. Bisa kita lihat bahwa orang yang ditunjuk bukanlah orang-orang yang bersih sehingga tetap menjaga kepentingan rezim. Ini sebenarnya juga sebagai pengalihan isu sehingga perhatian masyarakat teralihkan yakni masalah Freeport..” Ungkapnya.

 

Hal senada juga di ungkapkan oleh Muhammad Zulfikar bahwa ada yang bermain dibalik isu ini dan kedua Institusi hukum ini senantiasa dibangun untuk menjaga kepentingan partai, “Jadi jelas bahwa ada pengalihan isu dibalik ini dimana isu yang mencuat hanya masalah KPK sehingga terkait PT. Freeport yang meminta Perpanjangan Kontrak Kerja (KK) tidak ditampilkan. Selain itu Kompol Budi Gunawan kalau ditelusuri pernah menjadi ajudan Megawati sehingga bisa kita katakan bahwa baik institusi Polri maupun KPK senantiasa untuk menjaga kepentingan partai dan ada upaya penghapusan kasus BLBI dan Century yang disinyalir melibatkan Megawati..” Pungkas Zulfikar.

 

Johari menjelaskan bahwa semua ini karena Demokrasi yang diterapkan di negeri ini, “Bisa kita lihat kerusakan yang dihasilkan Demokrasi dinegeri ini menyuburkan korupsi dan menjaga penjajahan melalui Kapitalisme.” Jelasnya. Syakir menambahkan bahwa tidak ada solusi selain mengganti rezim dan sistem dan mengajak para mahasiswa untuk bergabung dalam barisan mahasiswa berideologi Islam, “Permasalahan korupsi yang semakin menggurita permasalahannya bukanlah individu semata tapi juga masalah sistem yang menjaga keadaan seperti ini. Maka disinilah dibutuhkan peran aktif mahasiswa dalam menegakkan Syariah dan Khilafah.” Jelas Syakir.

 

Salah satu mahasiswa dari kampus STAIN Parepare Darmansyah juga memberikan pandangannya bahwa sebagai agent of change kita perlu bangkit dan dia sependapat dengan ide Khilafah, “Sebagai kaum intelektual dan agent of change kita perlu merubah keadaan dan tentunya kita perlu Khilafah. Sebagaimana Allah menjanjikan kemuliaan ketika kita taat pada Syariah Allah.” Tegas Darmansyah.

 

Salah satu mahasiswa dari kampus STAIN Parepare Darmansyah juga memberikan pandangannya bahwa sebagai agent of change kita perlu bangkit dan dia sependapat dengan ide Khilafah, “Sebagai kaum intelektual dan agent of change kita perlu merubah keadaan dan tentunya kita perlu Khilafah. Sebagaimana Allah menjanjikan kemuliaan ketika kita taat pada Syariah Allah.” Tegas Darmansyah.

 

Forum Diskusi ini berakhir menjelang maghrib dan meski suasana dingin karena hujan, suasana forum tetap hangat. []



Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02179212


Pengunjung hari ini : 360

Total pengunjung : 431566

Hits hari ini : 1979

Total Hits : 2179212

Pengunjung Online: 1