GEMA PEMBEBASAN: Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam!
Selamat Datang dan salam pembebasan dari kami! Follow us:

Tolak Pemimpin Kafir Penghina Al-Qur'an

Senin, 10 Oktober 2016 - 23:20:56 WIB
Share:
Oleh: GEMA Pembebasan Wilayah Jakarta Raya | Dibaca: 944x
PERNYATAAN SIKAP 
“TOLAK PEMIMPIN KAFIR PENGHINA AL QUR’AN”

“Orang Muslim yang menghina al-Quran akan dibunuh, karena telah dinyatakan murtad. Jika dia non-Muslim Ahli Dzimmah, maka dia harus dikenai ta’zir yang sangat berat,
bisa dicabut dzimmah-nya, hingga sanksi hukuman mati. Bagi non-Muslim non-Ahli Dzimmah, maka Khilafah akan membuat perhitungan dengan negaranya, bahkan bisa 
dijadikan alasan Khalifah untuk memerangi negaranya, dengan alasan menjaga kehormatan dan kepentingan Islam dan kaum Muslim”

Di Indonesia, negeri muslim terbesar di dunia, Islam kembali dihinakan. Al Qur’an sekali lagi dilecehkan. Pemimpin Kafir semakin menampakkan permusuhannya kepada Islam. Ahok sebagai PLT Gubernur Jakarta dengan menggunakan atribut negara (baju PNS) telah melecehkan dan menodai ajaran Al Quran. Ahok berdasarkan bukti autentik berupa video sangat jelas dan sadar mengatakan bahwa Al Qur’an itu bohong. Ahok dalam video tersebut menyatakan bahwa masyarakat dibohongi dan dibodohi dengan QS. Al Maidah ayat 51. Penghinaan ini telah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat Jakarta, masyarakat Indonesia, dan masyarakat dunia muslim lainnya. 

Atas dasar itu, kami Gerakan Mahasiswa Pembebasan Wilayah Jakarta Raya sebagai gerakan mahasiswa yang menjadikan Islam sebagai landasan gerakan, merasa bertanggung jawab menjaga marwah agama ini tatkala Al-Qur’an dilecehkan oleh orang – orang kafir yang anti terhadap seruan dakwah Islam. Oleh karena itu, kami Gerakan Mahasiswa Pembebasan Wilayah Jakarta Raya menyatakan sikap,

1. Ahok yang dengan jelas menghina Al-Quran, penghinaan tersebut dapat dikategorikan sebagai penistaan agama, dalam hal ini Ahok dengan jelas telah melanggar  Pasal 165 KUHP dan UU No. 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama (“UU1/PNPS/1965”). Pasal 1 UU 1/PNPS/1965 menyatakan:
“Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan dan mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari pokok-pokok ajaran agama itu.”
 
2. Walaupun Ahok telah meminta maaf, kami tetap mendesak aparat hukum agar segera mengambil tindakan tegas kepada Ahok, sebelum aktivitas main hakim sendiri oleh umat Islam yang merasa resah dan terhina oleh penghinaan dan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok terhadap Al-Qur’an dan seruan dakwah Islam. Jangan sampai ketidakpekaan aparat hukum memunculkan ketidakpercayaan umat Islam kepada aparatur negara. Jangan biarkan intimidasi Ahok menghalangi penegakan hukum. Umat Islam akan mengawal kasus penghinaan ini.
 
3. Mengajak masyarakat Jakarta agar menolak pemimpin kafir penghina Al-Quran. Pemimpin seperti ini sangat tidak layak menjadi teladan masyarakat. Penghina Al Quran hanya layak berada di tiang gantungan.
 
4. Penghina Islam semakin berani melecehkan agama ini karena sistem demokrasi membolehkan hal tersebut atas nama kebebasan berpendapat dan berekspresi.  Demokrasi mengajarkan masyarakat untuk membuang segala logika agama (Islam) dalam pengambilan keputusan. Inilah wajah demokrasi sebenarnya. Jadi, mari campakkan demokrasi dan ganti dengan syariah dan Khilafah. Hanya Syariah dan Khilafah satu - satunya institusi yang mampu menjaga kemuliaan Islam dan membuat musuh - musuh Islam tidak berani menghinakan Islam. tiada Islam tanpa syariah, tiada syariah tanpa daulah (negara).

Demikianlah pernyataan sikap kami sebagai konsekuensi logis peran mahasiswa Islam dalam menerapkan, menyebarkan, dan mempertahankan agama ini. Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi Islam. Allahu Akbar.

Jakarta, 10 Oktober 2016

Mudakir Daman 
Ketua GEMA Pembebasan Wilayah Jakarta Raya
*HP/WA : 085775233398 - Email : gpjakarta@yahoo.com 



Komentar: 0

P E R H A T I A N : Komentar yang mengandung spam atau promosi produk akan dihapus!
Isi Komentar :

Nama :
Website : Tanpa http://
Email :
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)

 

Login User
Username :
Password :

Komentar Terakhir
Fb Fans Page


Kontak YM
  • iman_1924

  • Fahmi

  • Falsa M

  • Dimas G Randa

Chat Box


Nama :
Pesan


Jajak Pendapat
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pemuda dalam Perubahan Menuju Indonesia yang lebih baik?

Menjadi Pemuda yang memperjuangkan aspirasi Gema Pembebasan.
Memperjuangkan penerapan Syariah Islam secara Kaffah dengan tegaknya Khilafah.
Membenahi sistem pemerintahan yang sudah ada, kemudian melanjutkannya kembali.
Abstain.

Lihat Hasil Poling



Statistik Kunjungan
02076460


Pengunjung hari ini : 180

Total pengunjung : 404621

Hits hari ini : 431

Total Hits : 2076460

Pengunjung Online: 4